Ini bisa dibilang berkaitan sama cerita sebelumnya, tentang wanita yang gua suka sejak 2016 sampai sekarang heheh. Dia si perfeksionis dan gua......................................... si cemen
6 tahun bukan waktu yang sebentar, kalo buat nyicil motor udah dapet 2, buat nyicil HP 3 dapet kali ya. Ya, gua punya target tentang ini semua, target gua adalah tahun 2021 ini adalah gua harus ngungkapin apa yang gua rasain sama dia, tapi gua belum tau kapan waktu yang tepat. Tapi dibalik semua itu ada kebimbangan yang gua rasain.
Kayaknya emang benar nggak semua yang sedang dirasakan bisa diungkapkan dengan mudah, ada yang lebih baik dipendam untuk menjaga semuanya tetap terlihat baik-baik saja karena tidak semua rasa bisa benar pada tempatnya. Dan anehnya semakin banyak hal yang ingin diungkapkan tapi semakin sulit juga untuk membicarakannya atau malah lebih ke rasa malas karna sudah tau hanya akan diabaikan.
Gua gak tau kenapa
sesusah ini untuk mengungkapkannya untuk jujur dengan diri sendiri padahal
tinggal ngomong, gua maunya gini, gua pengen itu, lu jangan kaya gitu. Kenapa? Kenapa semuanya terasa susah?! Gua gapaham apa yang membuat semuanya begitu
rumit, tapi memang sesusah ini rasanya ada yang nahan gua untuk mengungkapkan
itu semua mau dipaksa seperti apapun tetep gabisa atau memang ini sebagai
isyarat untuk jangan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi, entah..... semuanya jadi begitu membingungkan.
Kenapa ya semua yang
melibatkan perasaan selalu berakhir begitu membingungkan atau malah gua yang
membuat semuanya jadi begini, ah sudahlah kenapa gua musingin hal kaya gini (mencoba untuk nggak overthingking) haha susah ternyata untuk bodoamat
dengan apa yang terjadi. Mulut sok sok an ngomong bodoamat tapi pikiran
kemana-mana. Woi sadar ini wasting time banget!
Semoga ada masa dimana gua bisa lega untuk mengungkapkannya tanpa ada yang terluka atau merasa
bersalah atas semua yang terjadi mau bagaimanapun itu gua berterima kasih atas
semuanya karena dengan itu hidup gua lebih berwarna, walaupun warnanya sangat
abu-abu. Karna gua sadar nggak semua yang hadir memberi warna yang lu suka
adakalanya untuk memberi warna yang nggak kita inginkan bahkan untuk memikirkannya
saja enggan, tapi itulah hidup terkadang kita dipaksa untuk menerima hal-hal
yang nggak kita suka mau nggak mau harus melewatinya kuat tidak kuat harus tetap
dikuatkan walaupun melewatinya dengan nyetel playlist lagu galau ala alm. Didi Kempot, alm. Glen Fredly, Guyon Waton atau Judika, menurut gua itu
lebih baik daripada menyerah dan terus-terusan menyalahkan keadaan.
That’s why kita jangan
terlalu mengharapkan sesuatu dengan berlebihan karna kita gak akan pernah tau
hal apa yang akan terjadi di depan sana. Kita membayangkan hal yang baik-baik,
iya itu baik tapi berlebihannya itu yang nggak baik. Tapi semoga yaa hal baik
yang kita bayangkan bisa terwujudkan diwaktu yang tepat dan dengan orang yang
tepat pula (kalau lagi bayangin masa depan yaa hehe). Merdekakan hati dulu
dari penjajahan rasa takut, dendam, iri hati, gelisah atau apapun itu sebelum
menjajakin rasa dengan orang lain.