Rabu, 24 Maret 2021

ditahan sesak diungkapkan (takut) merusak

Ini bisa dibilang berkaitan sama cerita sebelumnya, tentang wanita yang gua suka sejak 2016 sampai sekarang heheh. Dia si perfeksionis dan gua......................................... si cemen

6 tahun bukan waktu yang sebentar, kalo buat nyicil motor udah dapet 2, buat nyicil HP 3 dapet kali ya. Ya, gua punya target tentang ini semua, target gua adalah tahun 2021 ini adalah gua harus ngungkapin apa yang gua rasain sama dia, tapi gua belum tau kapan waktu yang tepat. Tapi dibalik semua itu ada kebimbangan yang gua rasain.

Kayaknya emang benar nggak semua yang sedang dirasakan bisa diungkapkan dengan mudah, ada yang lebih baik dipendam untuk menjaga semuanya tetap terlihat baik-baik saja karena tidak semua rasa bisa benar pada tempatnya. Dan anehnya semakin banyak hal yang ingin diungkapkan tapi semakin sulit juga untuk membicarakannya atau malah lebih ke rasa malas karna sudah tau hanya akan diabaikan.

Gua gak tau kenapa sesusah ini untuk mengungkapkannya untuk jujur dengan diri sendiri padahal tinggal ngomong, gua maunya gini, gua pengen itu, lu jangan kaya gitu. Kenapa? Kenapa semuanya terasa susah?! Gua gapaham apa yang membuat semuanya begitu rumit, tapi memang sesusah ini rasanya ada yang nahan gua untuk mengungkapkan itu semua mau dipaksa seperti apapun tetep gabisa atau memang ini sebagai isyarat untuk jangan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi, entah..... semuanya jadi begitu membingungkan.

Kenapa ya semua yang melibatkan perasaan selalu berakhir begitu membingungkan atau malah gua yang membuat semuanya jadi begini, ah sudahlah kenapa gua musingin hal kaya gini (mencoba untuk nggak overthingking) haha susah ternyata untuk bodoamat dengan apa yang terjadi. Mulut sok sok an ngomong bodoamat tapi pikiran kemana-mana. Woi sadar ini  wasting time banget! 

Semoga ada masa dimana gua bisa lega untuk mengungkapkannya tanpa ada yang terluka atau merasa bersalah atas semua yang terjadi mau bagaimanapun itu gua berterima kasih atas semuanya karena dengan itu hidup gua lebih berwarna, walaupun warnanya sangat abu-abu. Karna gua sadar nggak semua yang hadir memberi warna yang lu suka adakalanya untuk memberi warna yang nggak kita inginkan bahkan untuk memikirkannya saja enggan, tapi itulah hidup terkadang kita dipaksa untuk menerima hal-hal yang nggak kita suka mau nggak mau harus melewatinya kuat tidak kuat harus tetap dikuatkan walaupun melewatinya dengan nyetel playlist lagu galau ala alm. Didi Kempot, alm. Glen Fredly, Guyon Waton atau Judika, menurut gua itu lebih baik daripada menyerah dan terus-terusan menyalahkan keadaan.

That’s why kita jangan terlalu mengharapkan sesuatu dengan berlebihan karna kita gak akan pernah tau hal apa yang akan terjadi di depan sana. Kita membayangkan hal yang baik-baik, iya itu baik tapi berlebihannya itu yang nggak baik. Tapi semoga yaa hal baik yang kita bayangkan bisa terwujudkan diwaktu yang tepat dan dengan orang yang tepat pula (kalau lagi bayangin masa depan yaa hehe). Merdekakan hati dulu dari penjajahan rasa takut, dendam, iri hati, gelisah atau apapun itu sebelum menjajakin rasa dengan orang lain.

 


Minggu, 20 Desember 2020

Terus penasaran atau tuntaskan?

Kita ngelakuin perjalanan karena sebuah alasan. Karena tugas, pekerjaan, ketemu sama temen, sahabat, keluarga, pacar dan masih banyak lagi. Ada yang karena terpaksa ada yg nggak. Atau emang karena seneng aja ngelakuinnya. Sebuah perjalanan selalu mengajarkan sesuatu. 

Dan siang itu saya melakukan sebuah perjalanan yang nggak pernah kepikiran kalau pertemuan pertama itu saya merasakan jatuh hati pada pandangan pertama sama kamu. Skenario Sang Pencipta emang nggak bisa di tebak, bisa - bisanya saya jatuh hati sama kamu saat itu, padahal ngobrol panjang sama kamupun belum pernah. Bahkan dihari itu kita cuma tegur sapa biasa, kamupun nanggepin saya dengan cara yang biasa aja malah terkesan jutek ke saya. Tapi saya seneng lihat cara kamu ngomong, tingkahmu yang kaku, ekspresi wajahmu hmm.

Saya kira kamu sepantaran dengan saya, ternyata di tahun itu kamu baru lulus SMP hahaha, iya 2016 itu baru kamu lulus SMP.
Bahkan pertemuan pertama kita ketemu itu kamu telat datang rapat karena habis cap 3 jari di sekolah mu. Sebagai lelaki yang ngga cemen-cemen amat, saya coba lawan rasa penasaran itu, saya cari tau apa sosmed mu sekalian cari tau hatimu masih kosong atau sedang dikontrak beberapa waktu sama laki-laki pujaanmu saat itu.

Akhirnya saya dapat sosmed IG mu, tapi nggak ada tanda-tanda statusmu saat itu. 
Saya cari info ke kawan, ternyata jawabannya ada laki-laki yang sedang mengontrak dihatimu. Duh 3P ya pedih, perih, pedes dengernya hahaha.

Sepulang dari rapat itu saya langsung save nomer kamu yang ada di dalam grup, tapi 3 tahun saya nggak pernah lihat kamu pakai poto profil, mungkin saat itu poto profilmu hanya kamu perlihatkan untuk kontak yang kamu save. Sejak whatsapp update fitur Snap/story sampai 2019 kamu nggak pernah lihat story whatsapp saya, saya juga ga pernah lihat kamu update itu. Mungkin kamu belom save nomer saya, bahkan pernah suatu ketika saya chat kamu tapi kamu balas "ini siapa?"
Aduh... Nahan kesel sebenernya, tapi mesti hela nafas buat terima kenyataan hahah karena saya ngga bisa paksa kamu untuk save nomer saya, hehehe soalnya kenal banget aja belom.

Perjalanan itu terus berlanjut dengan kamu yang masih sama dia, dan saya yang masih sendiri mengexplore tiap sudut perjalanan saya. 3 tahun itu saya pernah beberapa kali lihat kamu sedang jalan berdua di area gereja atau postingan sosmedmu, rasa ingin melupakan perasaan ini sering muncul tapi entah kenapa selalu nggak pernah mau pergi seutuhnya perasaan ini. 
Ya ngga munafik, memang beberapa kali saya pernah suka sama wanita lain, tapi saya nggak pernah bisa merasakan apa yang saya rasakan ke kamu, hati saya rasanya selalu ingin pulang ke "rumah" yang masih terkunci untuk saya. Jadi yaaaa setengah hati kalo nggak sama kamu.

Tapi gapapa, saya selalu cerita sama Gusti Allah kalau kamu memang bukan untuk saya, semoga Gusti Allah memberikan yang terbaik. Saya nggak mau menaruh harapan besar dan tinggi di kamu, tapi saya menaruh harapan saya rapat-rapat di setiap doa agar cuma saya dan Sang Maha Pendengar yang tau.

Di 2020 ini tahun ke lima saya masih bertahan menaruh dan menyimpan harapan itu rapat-rapat. Nggak tau kenapa kamu selalu bisa bikin saya jatuh hati, padahal kelihatannya kamu jutek, judes, cuek dan galak. Saya yang keras kepala atau memang kamu diciptakan untuk menguji kesabaran dan kekuatan saya?

Tapi entah saya harus bersyukur atau menyesal punya rasa ini sama kamu, 5 tahun saya cuma bisa ngerasain ini sendirian dan kamu malah jadi teman saya. Salah saya juga sih kenapa sejak kamu cerita saya selalu setia dengerin cerita kamu. Sok care tapi tiap kamu cerita apa aja pasti dalem hati senyum-senyum sendiri  hahaha cerita seneng/sedih tentang organisasi gereja, kuliah, tugas, temen apapun pasti saya selalu setia dengerin.
Tiap kamu cerita selalu saya selalu dengerin & responsif, dari yang seneng, sedih, penting sampe ga penting. Tapi waktu saya cerita kamu terlalu cuek, bahkan cuma ngasih reaksi yang retorik. Contohnya kaya cuma "yaaaah, wkkwkw, oke" 
5 tahun ini juga rasanya saya jadi banci perasaan dari seorang perempuan bernama ........... *eitsss masa nyebut merk. Ntar ketauan dong
Oiya, 29 februari 2020 kemarin pertama kalinya kita boncengan ya heheh. Boncengan di malem minggu dari gereja sampai dirumahmu sambil diguyur gerimis mengundang heheh. Saya ingat betul tanggal langka yang adanya 4 tahun sekali itu rasanya jadi spesial. Lebay nggak sih? Kalo lebay ya maaf hahah habisnya apapun yg ada di kamu selalu spesial buat saya. 
Di 2020 ini juga kayaknya kamu baru ngesave nomor saya ya? Gapapa, itu aja udah cukup kok. 

Jujur, pas kemarin kamu tiba-tiba kirim foto wajah kamu ke saya, saya seneng banget. Karena saya tau kamu nggak sembarangan pap begitu ke orang. 
Belakangan ini kamu juga banyak cerita, sayapun senang. Bahkan foto pertama yang kamu kirim itu langsung saya cetak ukuran 3x4, supaya bisa saya masukkan ke dalam dompet hahah. Maaf ya saya belun izin ke kamu.

Di 2020 ini saya ngerasa saya lebih bisa mengenal kamu lebih dekat dan akrab, ternyata dibalik muka judes dan jutekmu kamu manis dan cantik. Pasti banyak ya yang naksir sama kamu? heheh canda naksir. Kamu yang selalu tampil all out dan berusaha seperfeksionis saat melakukan apapun, rasanya kamu selangkah lebih maju dari saya, kamu juga lebih dewasa dalam berfikir. 
Saya juga sadar, saya belum ada dan belum ada apa-apanya

Sejujurnya saya selalu mau jujur & bilang ke kamu tentang semua yang saya rasain selama ini. Sebenarnyapun berat memendam perasaan ini sendirian selama itu. Tapi saya takut kalau saya bilang ini semua kamu malah berubah, menjauh atau bahkan pergi dari saya. Jujur saya takut kehilangan kamu yang di 2020 ini mengalami banyak perubahan positif, saya takut kehilangan semuanya dari kamu, iya setakut itu saya.

Saya nggak tau pada akhirnya nanti hati & ragamu untuk saya atau bukan, kamu takdir & pilihanNya buat saya atau bukan. Tapi saya janji sama diri saya sendiri, suatu saat nanti saya akan bilang & jujur semuanya ke kamu. Semoga waktunya tepat & responmu sesuai keinginan saya. 
Saya juga janji, nanti saya siap kalau kamu berubah, ngejauh bahkan saya juga siap kehilangan kamu kalaupun kamu nanti nggak terima sama apa yang saya katakan. Saya siap terima semua resikonya dr kamu, apapun.

Karena resiko mencintai adalah disakiti, sedangkan resiko dicintai adalah menyakiti

Semoga yang terbaik untuk kita. Amin πŸ™ŒπŸ™Œ

Rabu, 10 Juni 2020

Selamat dan semoga berbahagia wanita terindahku

Selamat ulang tahun wanita tercantik ku, wanita hebat ku, wanita kuat ku dan wanita yang paling ku sayang. Hari ini tanggal dan bulan yang sudah ibuk lewati 54 kali dalam hidupmu, banyak peristiwa yang sudah kau lalui.

Doaku semoga sehat selalu, panjang umur, bahagia jasmani dan rohani mu. Semoga akupun sehat selalu, agar aku bisa masih diberi waktu oleh Sang Maha Kehidupan untuk membanggakanmu, membahagiakanmu dan menggantikan apa yang selama ini udah ibuk kasih buat aku, meskipun apa yang sudah ibuk kasih buat aku ga akan pernah ada takaran yang tepat untuk menghitung apa dan seberapa besar yang udah ibuk kasih buat aku.

Maafin juga kalo sampe sekarang masih suka nyusahin ibuk, belom bisa bikin bangga dan masih sering nyusahin. Meskipun kadang rempong & nggak jelas, apapun itu aku bangga sebangga bangganya punya ibuk seperti ibuk.
Sekali lagi selamat ulang tahun wanita terbaikku. Tuhan memberkati

Kamis, 23 April 2020

Semoga.......

Saat kita senang, bahagia dan jatuh cinta terkadang kita melupakan banyak hal. Salah satunya adalah hati yang selalu ingin jatuh tanpa jeda,
Ketika mencintai begitu dalam, sadarmu seolah hilang dan tenggelam didasar rasa nyaman yang ternyata berhasil membuatmu tenggelam, iya tenggelam. 

Pada dasarnya, 
dia yang mudah menyakitimu, sudah tidak layak untuk dipertahankan
dia yang tidak perduli denganmu, tidak pantas kamu tangisi
dia yang mengekangmu dan tidak membebaskan keinginanmu, sudah tidak layak bersamamu.

Matamu melihat begitu jelas, telingamu mendengar begitu keras
kulitmu merasakan luka begitu perih
memorimu pun merekam begitu pilu.
Katamu, bertahan lebih menyakitkan daripada merelakan.
jangan sampai jatuh ke dalam lubang dan kesalahan yang sama, menyakitkan bagimu.
Bagiku juga.

Sadarlah, sudah berapa lama matamu melihat dirimu tersakiti?
Sudah seberapa sering telingamu mendengar nada tinggi dan tamparan darinya?
Sudah seberapa kuatkah kulitmu menahan perih? 
Sudah seberapa kuat memorimu merekam banyak kejadian pilu untuk dirimu?
Hey! Sadar.... Masihkah kau terus melukai dirimu sendiri?

Bibir anggunmu pernah melontarkan sebuah kata sambil menggerenyitkan dahi
"Tapi, bukankah kebahagiaan dibentuk dan dicari dari diri sendiri?" 
ya, tentu saja, Dirimupun berhak mencari dan membentuk kebahagiaanmu kemanapun sejauh kakimu menjelajah dengan caramu sendiri.
Tapi jurang licin didepan sana masih sama seperti jurang sebelumnya. 
Aku senang jika sedikit terselip bahagiamu karenaku, bahkan jika bahagiamu karena dia aku akan tetap berusaha senang, didepanmu saja.

Raut wajahmu, ekstasiku
Meracuni jaringan otakku
Intonasi suaramu,
Memercikan euforia untuk telingaku
Semua eskpresi wajahmu, 
Memberikan fantasi,


Namun semua anganku untukmu
semua hanya ilusi tak bertepi.

Semoga bahagia dengan caramu membahagiakan dirimu sendiri.



Jumat, 22 Desember 2017

Untuk Ibu, di hari Ibu

Saya nggak tau kalau nggak ada ibu apa saya bisa ada di dunia ini? Saya nggak tau kalau nggak ada ibu apa saya bisa seperti sekarang? Dan saya juga nggak akan tau kalau tanpa ibu apa saya bisa merasakan rasanya cinta dan kasih sayang dari seorang ibu.

Mungkin ibu adalah orang tersabar, termurah hati dan yang paling kuat menahan sakit dari anaknya. Mulai dari sakit melahirkan saya, sampai sakit hati akibat ulah dan sikap saya yg mungkin nggak pernah saya sadari.

Saya yakin ibu pun sayang sama saya, bahkan nggak cuma saya, sama anak anak didikpun ibu juga sayang.


Wanita yang nggak pernah minta apapun dari saya, tapi selalu memberikan yg terbaik buat saya. Wanita yang selalu berusaha kuat ketika sakit, wanita yang selalu tersenyum di depan saya meskipun sedih. Wanita yg sering saya lupakan ketika saya sedang bahagia tapi selalu mendoakan yg terbaik buat saya.

Saya minta maaf buat semua kesalahan saya yg gak pernah saya sadari. Tapi bagaimanapun juga ibu adalah wanita nomor 1 yg paling saya cintai. Saya juga minta maaf kalau sampai sekarang saya belum bisa bikin ibu bahagia, bangga terhadap saya. Saya juga yakin ibu pun pernah nangis karena saya, tapi ibu nggak pernah mau anaknya lihat ibunya nangis. Saya minta maaf.

Di hari ibu ini, saya ingin mengucapkan terimakasih yg sebesar besarnya buat segala pengorbanan untuk saya dan anak anaknya. Semoga ibu juga selalu sehat, dilimpahi rezeki dan kesehatan dari Tuhan. Supaya saya bisa di kasih kesempatan untuk membahagiakan ibu.

Terima kasih atas segala cinta, kasih sayang dan pengorbanan buat saya. Maaf ya bu belom bisa yang ibu harapkan, yg belum pernah membanggakanmu. Tapi anakmu ini sedang berusaha menyenangkanmu.

Selamat hari ibu♥️

Jumat, 10 November 2017

Cinta tanpa harap imbalan

Gak terasa udah di pertengahan minggu. Di wallpaper hp menunjukkan hari rabu, tanda weekend semakin dekat. Namun ada yg janggal dari tubuhku, nafasku terasa berat, terengap engap, sesekali ku tarik nafas dalam dalam. Puji Tuhan segar udara pagi itu. Jam menunjukkan pukul 12.50 menandakan diriku untuk bergegas mandi.

Seselesainya mandi ku siapkan bekal dan lauk untukku santap saat istirahat kerja nanti. Setelah semua siap aku melaju dengan kuda besi yg selama ini menemaniku kemanapun aku pergi. Beruntung siang itu tidak hujan meskipun langit tak secerah semestinya.

2,5 jam aku mulai menjalani aktivitas di tempat ku kerja semuanya berjalan dengan baik, namun saat 30 menit menjelang istirahat dadaku sesak, lebih sesak dari hari kemarin. Aku sedikit panik, langsung ku menuju pantry untuk mengambil air hangat di botolku dan kembali ke ruangan untuk duduk lesehan. Entah apa yg menyebabkan dadaku sesak.

Pukul 18.00 ku santap bekal yg ku bawa dari rumah tadi. Sederhana memang lauknya. Hanya nasi dan sayur sop. Tapi apapun yg Ibu masak selalu nikmat rasanya. Kebiasaan di tempat ku kerja yg selalu menyenangkan saat makan bersama waktu istirahat adalah saling berbagi / bertukar lauk. Jadi saat itu laukku tidak hanya sayur sop saja.

Selesai makan ku rebahkan diri di ruangan yg cukup sejuk, berharap sesak dadaku segera hilang. Namun 1 jam ku istirahat sesak ini belum hilang. Aku coba menghampiri supervisor dan minta izin pulang setelah istirahat. Namun saat itu kerjaanku sedang tanggung, jadi ku selesaikan dulu baru pulang. 

Pukul 21.00 aku sampai rumah. Ku buka pintu dan ku masukkan motorku, nampaknya adek dan Ibuku belum tidur. Mereka agak terkejut melihat aku pulang lebih awal dari jam ku pulang biasanya, yap 00.10 biasanya. Langsung ku menuju kamar untuk ganti pakaian. Ibu langsung menghampiriku dengan teh hangat. Romantis sekali bukan wanita kesayanganku ini? 
Ibu langsung menyuruh untuk minum teh hangat itu sembari ia kerokin. Pengorbanan yg luar biasa, aku tau waktu itu mungkin Ibu lagi capek capeknya, tapi dgn sisa tenaga ia masih sanggup memperhatikan anaknya dgn cinta dan kasih yg amat luar biasa. 

Air mataku hampir jatuh, untungnya aku membelakangi Ibu yg lagi ngerokin. Dalam bayanganku Ibu bangun jam 4 buat masak untuk keluarga dan anak2nya, jam 5 jalan naik motor sampe di kerjaan Ibu harus mengajar anak2 TK yg masih banyak tingkah dan butuh tenaga ekstra buat ngadepin anak2 kecil. Aku yakin Ibu sayang sama anak2 didiknya, dan juga sebaliknya. 

Hari kamis aku susul Ibu ke TK untuk mengantarku berobat di klinik dekat TK di daerah Lenteng Agung, saat aku di periksa Ibu nampak cemas melihat anaknya ini sakit. Ibu amat perhatian dgn anak2nya, kasih sayang nya selalu di bagi rata dgn 2 anaknya. Hingga hari jumat aku blm bisa kembali kerja karena dadaku masih sesak, ibu kembali datang dengan cemberut "masih sesek dadanya?" Aku cuma bisa mengangguk. 

Gak lupa bapak ngasih nasehat juga. Emang bapak kalo ngasih nasehat agak ngeselin, tapi nasehatnya itu selalu bermanfaat buat anaknya. Aku juga kagum sama bapak, kesehatannya stabil banget, salut sama bapak yg mau makan pake lauk apa aja, tidur dimana aja jadi, gak gengsian, gak peduli omongan orang. Beda sama anaknya yg satu ini , kadang makan harus pilih2 lauk. Yg bisa di ambil dr bapak adalah "makan pake lauk dan makanan yg ada aja, bersyukur" yap aku bakal mencoba selalu bersyukur kaya bapak, gak gengsian dan bodoamat sama omongan orang yg enggak2.

Aku juga sedih, saat aku sakit aku ngerugiin banyak orang. Terutama keluarga, bapak sama ibu jadi adu argumen, ibu keliatan sedih.

Merekalah sebenarnya pahlawanku selama ini. Pahlawan yg rela memberikan apapun tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun.

Maka dari itu Tuhan, hanya padamu ku memohon. Berikan aku kesehatan, supaya bisa beraktivitas kaya biasa, supaya bisa bantu ibu sama bapak lagi,supaya ibu gak sedih lagi, supaya gak nyusahin mereka lagi. Dan supaya aku bisa balas semua kebaikan mereka yg sudah mereka berikan, walau tanpa ingin imbalan apapun. AminπŸ™

Minggu, 21 Mei 2017

Eksplorasi, bukan perjuangan

Ini cuma secercah harapan, ketika bertemu dengan hal-hal baru dan belajar banyak dari situ

Cinta bukanlah tentang perjuangan. Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan).
Banyak yang “berjuang” demi cinta, atau berjuang untuk bisa dicintai. Sayang nya, banyak hal yg membuat itu fatal akibatnya. Pasti pernah merasakan betapa beratnya berjuang demi, atau berjuang untuk cinta bukan?
 
Cinta bukan tentang perjuangan. Yang mau berjuang itu adalah ego. Ego berjuang (dan memaksakan kehendak) untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Makanya terasa berat, iya berat.
Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan). Dimana lu gak berjuang memaksakan untuk mendapatkan cinta atau agar jadi orang yang dicintai. Eksplorasi berarti menjelajahi karakter lu, pikiran lu dan hiduplu, yang unik untuk masing-masing orang, untuk menemukan hal-hal baik yang nantinya akan membuat karakter lu bersinar.
 
Sedangkan move on juga bukan selalu tentang melupakan, karena apa yg udah nyentuh hati gak akan mudah di lupain. Semakin lu berusaha ngelupain, semakin berat langkah lu untuk maju karena fokus lu masih tentang dia. Move on menurut gua adalah pindah, pindah dari perassaan yg sebelumnya. Gua harus bisa keluar dari zona nyaman, demi diri gua untuk kehidupan yg lebih baik.

Memaksakan cinta cuma buat salah satu pihak tersakiti, dimana satu pihak berjuang mati matian, sedangkan pihak yg lain masa bodo dengan segala usaha dan perjuangan pihak yg lain.
Saat lu ber-eksplorasi, maka yang bakal lu rasain bukanlah sesuatu yang berat dan dipaksakan, melainkan rasa penasaran dan seru untuk menjelajahi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi.
 
Let it flow, dari itu gua belajar untuk bisa terus mengekspor apa yg ada dalam diri gua, untuk selalu bersyukur dan menerima apa yang telah Tuhan beri. Mungkin aja saaat ini hati lu masih tertutup untuk orang lain, tapi lu harus selalu siap untuk membuka pintu bagi orang lain yg selalu siap untuk mengisi dan meyakinkan hati lu, meskipun dia nanti bukan orang yang sedang lu damba dambakan sekarang.
 
Mungkin aja sekarang dia lagi sibuk untuk memperbaiki dirinya untuk mempersiapkan sesuatu yang beda dan spesial untuk lu nanti, mungkin aja dia saat ini lagi dengerin curhatan lu sama gebetan lu, dan dia sekarang jadi pemuja rahasia lu yang gak akan pernah lu tau.

Karena mungkin dia nggak mau memaksakan egonya untuk mengungkapkan perasaannya ke lu sekarang, yang dimana lu masih terbayang bayang sana sosok pujaan lu saat ini, tapi yakinlah dia adalah orang yang selalu baik sama lu, dia yg bakal selalu dengerin curhatan lu dan berusaha ngasih saran dan masukan yang baik, meskipun yg selalu lu ceritain adalah sosok idaman lu saat ini.

Semua sebab pasti ada akibat, semua kenapa pasti ada karena dan semua tindakan selalu ada resikonya. yap, resiko dari mencintai adalah disakiti, begitu juga sebaliknya, resiko di cintai adalah menyakiti.