Selamat ulang tahun wanita tercantik ku, wanita hebat ku, wanita kuat ku dan wanita yang paling ku sayang. Hari ini tanggal dan bulan yang sudah ibuk lewati 54 kali dalam hidupmu, banyak peristiwa yang sudah kau lalui.
Doaku semoga sehat selalu, panjang umur, bahagia jasmani dan rohani mu. Semoga akupun sehat selalu, agar aku bisa masih diberi waktu oleh Sang Maha Kehidupan untuk membanggakanmu, membahagiakanmu dan menggantikan apa yang selama ini udah ibuk kasih buat aku, meskipun apa yang sudah ibuk kasih buat aku ga akan pernah ada takaran yang tepat untuk menghitung apa dan seberapa besar yang udah ibuk kasih buat aku.
Maafin juga kalo sampe sekarang masih suka nyusahin ibuk, belom bisa bikin bangga dan masih sering nyusahin. Meskipun kadang rempong & nggak jelas, apapun itu aku bangga sebangga bangganya punya ibuk seperti ibuk.
Sekali lagi selamat ulang tahun wanita terbaikku. Tuhan memberkati
Rabu, 10 Juni 2020
Kamis, 23 April 2020
Semoga.......
Saat kita senang, bahagia dan jatuh cinta terkadang kita melupakan banyak hal. Salah satunya adalah hati yang selalu ingin jatuh tanpa jeda,
Ketika mencintai begitu dalam, sadarmu seolah hilang dan tenggelam didasar rasa nyaman yang ternyata berhasil membuatmu tenggelam, iya tenggelam.
Pada dasarnya,
dia yang mudah menyakitimu, sudah tidak layak untuk dipertahankan
dia yang tidak perduli denganmu, tidak pantas kamu tangisi
dia yang mengekangmu dan tidak membebaskan keinginanmu, sudah tidak layak bersamamu.
Matamu melihat begitu jelas, telingamu mendengar begitu keras
kulitmu merasakan luka begitu perih
memorimu pun merekam begitu pilu.
Katamu, bertahan lebih menyakitkan daripada merelakan.
jangan sampai jatuh ke dalam lubang dan kesalahan yang sama, menyakitkan bagimu.
Bagiku juga.
Sadarlah, sudah berapa lama matamu melihat dirimu tersakiti?
Sudah seberapa sering telingamu mendengar nada tinggi dan tamparan darinya?
Sudah seberapa kuatkah kulitmu menahan perih?
Sudah seberapa kuat memorimu merekam banyak kejadian pilu untuk dirimu?
Hey! Sadar.... Masihkah kau terus melukai dirimu sendiri?
Bibir anggunmu pernah melontarkan sebuah kata sambil menggerenyitkan dahi
"Tapi, bukankah kebahagiaan dibentuk dan dicari dari diri sendiri?"
ya, tentu saja, Dirimupun berhak mencari dan membentuk kebahagiaanmu kemanapun sejauh kakimu menjelajah dengan caramu sendiri.
Tapi jurang licin didepan sana masih sama seperti jurang sebelumnya.
Aku senang jika sedikit terselip bahagiamu karenaku, bahkan jika bahagiamu karena dia aku akan tetap berusaha senang, didepanmu saja.
Raut wajahmu, ekstasiku
Meracuni jaringan otakku
Intonasi suaramu,
Memercikan euforia untuk telingaku
Semua eskpresi wajahmu,
Memberikan fantasi,
Namun semua anganku untukmu
semua hanya ilusi tak bertepi.
Semoga bahagia dengan caramu membahagiakan dirimu sendiri.
Jumat, 22 Desember 2017
Untuk Ibu, di hari Ibu
Saya nggak tau kalau nggak ada ibu apa saya bisa ada di dunia ini? Saya nggak tau kalau nggak ada ibu apa saya bisa seperti sekarang? Dan saya juga nggak akan tau kalau tanpa ibu apa saya bisa merasakan rasanya cinta dan kasih sayang dari seorang ibu.
Mungkin ibu adalah orang tersabar, termurah hati dan yang paling kuat menahan sakit dari anaknya. Mulai dari sakit melahirkan saya, sampai sakit hati akibat ulah dan sikap saya yg mungkin nggak pernah saya sadari.
Saya yakin ibu pun sayang sama saya, bahkan nggak cuma saya, sama anak anak didikpun ibu juga sayang.
Wanita yang nggak pernah minta apapun dari saya, tapi selalu memberikan yg terbaik buat saya. Wanita yang selalu berusaha kuat ketika sakit, wanita yang selalu tersenyum di depan saya meskipun sedih. Wanita yg sering saya lupakan ketika saya sedang bahagia tapi selalu mendoakan yg terbaik buat saya.
Saya minta maaf buat semua kesalahan saya yg gak pernah saya sadari. Tapi bagaimanapun juga ibu adalah wanita nomor 1 yg paling saya cintai. Saya juga minta maaf kalau sampai sekarang saya belum bisa bikin ibu bahagia, bangga terhadap saya. Saya juga yakin ibu pun pernah nangis karena saya, tapi ibu nggak pernah mau anaknya lihat ibunya nangis. Saya minta maaf.
Di hari ibu ini, saya ingin mengucapkan terimakasih yg sebesar besarnya buat segala pengorbanan untuk saya dan anak anaknya. Semoga ibu juga selalu sehat, dilimpahi rezeki dan kesehatan dari Tuhan. Supaya saya bisa di kasih kesempatan untuk membahagiakan ibu.
Terima kasih atas segala cinta, kasih sayang dan pengorbanan buat saya. Maaf ya bu belom bisa yang ibu harapkan, yg belum pernah membanggakanmu. Tapi anakmu ini sedang berusaha menyenangkanmu.
Selamat hari ibu♥️
Mungkin ibu adalah orang tersabar, termurah hati dan yang paling kuat menahan sakit dari anaknya. Mulai dari sakit melahirkan saya, sampai sakit hati akibat ulah dan sikap saya yg mungkin nggak pernah saya sadari.
Saya yakin ibu pun sayang sama saya, bahkan nggak cuma saya, sama anak anak didikpun ibu juga sayang.
Wanita yang nggak pernah minta apapun dari saya, tapi selalu memberikan yg terbaik buat saya. Wanita yang selalu berusaha kuat ketika sakit, wanita yang selalu tersenyum di depan saya meskipun sedih. Wanita yg sering saya lupakan ketika saya sedang bahagia tapi selalu mendoakan yg terbaik buat saya.
Saya minta maaf buat semua kesalahan saya yg gak pernah saya sadari. Tapi bagaimanapun juga ibu adalah wanita nomor 1 yg paling saya cintai. Saya juga minta maaf kalau sampai sekarang saya belum bisa bikin ibu bahagia, bangga terhadap saya. Saya juga yakin ibu pun pernah nangis karena saya, tapi ibu nggak pernah mau anaknya lihat ibunya nangis. Saya minta maaf.
Di hari ibu ini, saya ingin mengucapkan terimakasih yg sebesar besarnya buat segala pengorbanan untuk saya dan anak anaknya. Semoga ibu juga selalu sehat, dilimpahi rezeki dan kesehatan dari Tuhan. Supaya saya bisa di kasih kesempatan untuk membahagiakan ibu.
Terima kasih atas segala cinta, kasih sayang dan pengorbanan buat saya. Maaf ya bu belom bisa yang ibu harapkan, yg belum pernah membanggakanmu. Tapi anakmu ini sedang berusaha menyenangkanmu.
Selamat hari ibu♥️
Jumat, 10 November 2017
Cinta tanpa harap imbalan
Gak terasa udah di pertengahan minggu. Di wallpaper hp menunjukkan hari rabu, tanda weekend semakin dekat. Namun ada yg janggal dari tubuhku, nafasku terasa berat, terengap engap, sesekali ku tarik nafas dalam dalam. Puji Tuhan segar udara pagi itu. Jam menunjukkan pukul 12.50 menandakan diriku untuk bergegas mandi.
Seselesainya mandi ku siapkan bekal dan lauk untukku santap saat istirahat kerja nanti. Setelah semua siap aku melaju dengan kuda besi yg selama ini menemaniku kemanapun aku pergi. Beruntung siang itu tidak hujan meskipun langit tak secerah semestinya.
2,5 jam aku mulai menjalani aktivitas di tempat ku kerja semuanya berjalan dengan baik, namun saat 30 menit menjelang istirahat dadaku sesak, lebih sesak dari hari kemarin. Aku sedikit panik, langsung ku menuju pantry untuk mengambil air hangat di botolku dan kembali ke ruangan untuk duduk lesehan. Entah apa yg menyebabkan dadaku sesak.
Pukul 18.00 ku santap bekal yg ku bawa dari rumah tadi. Sederhana memang lauknya. Hanya nasi dan sayur sop. Tapi apapun yg Ibu masak selalu nikmat rasanya. Kebiasaan di tempat ku kerja yg selalu menyenangkan saat makan bersama waktu istirahat adalah saling berbagi / bertukar lauk. Jadi saat itu laukku tidak hanya sayur sop saja.
Selesai makan ku rebahkan diri di ruangan yg cukup sejuk, berharap sesak dadaku segera hilang. Namun 1 jam ku istirahat sesak ini belum hilang. Aku coba menghampiri supervisor dan minta izin pulang setelah istirahat. Namun saat itu kerjaanku sedang tanggung, jadi ku selesaikan dulu baru pulang.
Pukul 21.00 aku sampai rumah. Ku buka pintu dan ku masukkan motorku, nampaknya adek dan Ibuku belum tidur. Mereka agak terkejut melihat aku pulang lebih awal dari jam ku pulang biasanya, yap 00.10 biasanya. Langsung ku menuju kamar untuk ganti pakaian. Ibu langsung menghampiriku dengan teh hangat. Romantis sekali bukan wanita kesayanganku ini?
Ibu langsung menyuruh untuk minum teh hangat itu sembari ia kerokin. Pengorbanan yg luar biasa, aku tau waktu itu mungkin Ibu lagi capek capeknya, tapi dgn sisa tenaga ia masih sanggup memperhatikan anaknya dgn cinta dan kasih yg amat luar biasa.
Air mataku hampir jatuh, untungnya aku membelakangi Ibu yg lagi ngerokin. Dalam bayanganku Ibu bangun jam 4 buat masak untuk keluarga dan anak2nya, jam 5 jalan naik motor sampe di kerjaan Ibu harus mengajar anak2 TK yg masih banyak tingkah dan butuh tenaga ekstra buat ngadepin anak2 kecil. Aku yakin Ibu sayang sama anak2 didiknya, dan juga sebaliknya.
Hari kamis aku susul Ibu ke TK untuk mengantarku berobat di klinik dekat TK di daerah Lenteng Agung, saat aku di periksa Ibu nampak cemas melihat anaknya ini sakit. Ibu amat perhatian dgn anak2nya, kasih sayang nya selalu di bagi rata dgn 2 anaknya. Hingga hari jumat aku blm bisa kembali kerja karena dadaku masih sesak, ibu kembali datang dengan cemberut "masih sesek dadanya?" Aku cuma bisa mengangguk.
Gak lupa bapak ngasih nasehat juga. Emang bapak kalo ngasih nasehat agak ngeselin, tapi nasehatnya itu selalu bermanfaat buat anaknya. Aku juga kagum sama bapak, kesehatannya stabil banget, salut sama bapak yg mau makan pake lauk apa aja, tidur dimana aja jadi, gak gengsian, gak peduli omongan orang. Beda sama anaknya yg satu ini , kadang makan harus pilih2 lauk. Yg bisa di ambil dr bapak adalah "makan pake lauk dan makanan yg ada aja, bersyukur" yap aku bakal mencoba selalu bersyukur kaya bapak, gak gengsian dan bodoamat sama omongan orang yg enggak2.
Aku juga sedih, saat aku sakit aku ngerugiin banyak orang. Terutama keluarga, bapak sama ibu jadi adu argumen, ibu keliatan sedih.
Merekalah sebenarnya pahlawanku selama ini. Pahlawan yg rela memberikan apapun tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun.
Merekalah sebenarnya pahlawanku selama ini. Pahlawan yg rela memberikan apapun tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun.
Maka dari itu Tuhan, hanya padamu ku memohon. Berikan aku kesehatan, supaya bisa beraktivitas kaya biasa, supaya bisa bantu ibu sama bapak lagi,supaya ibu gak sedih lagi, supaya gak nyusahin mereka lagi. Dan supaya aku bisa balas semua kebaikan mereka yg sudah mereka berikan, walau tanpa ingin imbalan apapun. Amin🙏
Minggu, 21 Mei 2017
Eksplorasi, bukan perjuangan
Ini cuma secercah harapan, ketika bertemu dengan hal-hal baru dan belajar banyak dari situ
Cinta bukanlah tentang perjuangan. Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan).
Banyak yang “berjuang” demi cinta, atau berjuang untuk bisa dicintai. Sayang nya, banyak hal yg membuat itu fatal akibatnya. Pasti pernah merasakan betapa beratnya berjuang demi, atau berjuang untuk cinta bukan?
Cinta bukan tentang perjuangan. Yang mau berjuang itu adalah ego. Ego berjuang (dan memaksakan kehendak) untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Makanya terasa berat, iya berat.
Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan). Dimana lu gak berjuang memaksakan untuk mendapatkan cinta atau agar jadi orang yang dicintai. Eksplorasi berarti menjelajahi karakter lu, pikiran lu dan hiduplu, yang unik untuk masing-masing orang, untuk menemukan hal-hal baik yang nantinya akan membuat karakter lu bersinar.
Sedangkan move on juga bukan selalu tentang melupakan, karena apa yg udah nyentuh hati gak akan mudah di lupain. Semakin lu berusaha ngelupain, semakin berat langkah lu untuk maju karena fokus lu masih tentang dia. Move on menurut gua adalah pindah, pindah dari perassaan yg sebelumnya. Gua harus bisa keluar dari zona nyaman, demi diri gua untuk kehidupan yg lebih baik.
Memaksakan cinta cuma buat salah satu pihak tersakiti, dimana satu pihak berjuang mati matian, sedangkan pihak yg lain masa bodo dengan segala usaha dan perjuangan pihak yg lain.
Saat lu ber-eksplorasi, maka yang bakal lu rasain bukanlah sesuatu yang berat dan dipaksakan, melainkan rasa penasaran dan seru untuk menjelajahi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi.
Let it flow, dari itu gua belajar untuk bisa terus mengekspor apa yg ada dalam diri gua, untuk selalu bersyukur dan menerima apa yang telah Tuhan beri. Mungkin aja saaat ini hati lu masih tertutup untuk orang lain, tapi lu harus selalu siap untuk membuka pintu bagi orang lain yg selalu siap untuk mengisi dan meyakinkan hati lu, meskipun dia nanti bukan orang yang sedang lu damba dambakan sekarang.
Mungkin aja sekarang dia lagi sibuk untuk memperbaiki dirinya untuk mempersiapkan sesuatu yang beda dan spesial untuk lu nanti, mungkin aja dia saat ini lagi dengerin curhatan lu sama gebetan lu, dan dia sekarang jadi pemuja rahasia lu yang gak akan pernah lu tau.
Karena mungkin dia nggak mau memaksakan egonya untuk mengungkapkan perasaannya ke lu sekarang, yang dimana lu masih terbayang bayang sana sosok pujaan lu saat ini, tapi yakinlah dia adalah orang yang selalu baik sama lu, dia yg bakal selalu dengerin curhatan lu dan berusaha ngasih saran dan masukan yang baik, meskipun yg selalu lu ceritain adalah sosok idaman lu saat ini.
Semua sebab pasti ada akibat, semua kenapa pasti ada karena dan semua tindakan selalu ada resikonya. yap, resiko dari mencintai adalah disakiti, begitu juga sebaliknya, resiko di cintai adalah menyakiti.
Cinta bukanlah tentang perjuangan. Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan).
Banyak yang “berjuang” demi cinta, atau berjuang untuk bisa dicintai. Sayang nya, banyak hal yg membuat itu fatal akibatnya. Pasti pernah merasakan betapa beratnya berjuang demi, atau berjuang untuk cinta bukan?
Cinta bukan tentang perjuangan. Yang mau berjuang itu adalah ego. Ego berjuang (dan memaksakan kehendak) untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Makanya terasa berat, iya berat.
Cinta adalah tentang eksplorasi (penjelajahan). Dimana lu gak berjuang memaksakan untuk mendapatkan cinta atau agar jadi orang yang dicintai. Eksplorasi berarti menjelajahi karakter lu, pikiran lu dan hiduplu, yang unik untuk masing-masing orang, untuk menemukan hal-hal baik yang nantinya akan membuat karakter lu bersinar.
Sedangkan move on juga bukan selalu tentang melupakan, karena apa yg udah nyentuh hati gak akan mudah di lupain. Semakin lu berusaha ngelupain, semakin berat langkah lu untuk maju karena fokus lu masih tentang dia. Move on menurut gua adalah pindah, pindah dari perassaan yg sebelumnya. Gua harus bisa keluar dari zona nyaman, demi diri gua untuk kehidupan yg lebih baik.
Memaksakan cinta cuma buat salah satu pihak tersakiti, dimana satu pihak berjuang mati matian, sedangkan pihak yg lain masa bodo dengan segala usaha dan perjuangan pihak yg lain.
Saat lu ber-eksplorasi, maka yang bakal lu rasain bukanlah sesuatu yang berat dan dipaksakan, melainkan rasa penasaran dan seru untuk menjelajahi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi.
Let it flow, dari itu gua belajar untuk bisa terus mengekspor apa yg ada dalam diri gua, untuk selalu bersyukur dan menerima apa yang telah Tuhan beri. Mungkin aja saaat ini hati lu masih tertutup untuk orang lain, tapi lu harus selalu siap untuk membuka pintu bagi orang lain yg selalu siap untuk mengisi dan meyakinkan hati lu, meskipun dia nanti bukan orang yang sedang lu damba dambakan sekarang.
Mungkin aja sekarang dia lagi sibuk untuk memperbaiki dirinya untuk mempersiapkan sesuatu yang beda dan spesial untuk lu nanti, mungkin aja dia saat ini lagi dengerin curhatan lu sama gebetan lu, dan dia sekarang jadi pemuja rahasia lu yang gak akan pernah lu tau.
Karena mungkin dia nggak mau memaksakan egonya untuk mengungkapkan perasaannya ke lu sekarang, yang dimana lu masih terbayang bayang sana sosok pujaan lu saat ini, tapi yakinlah dia adalah orang yang selalu baik sama lu, dia yg bakal selalu dengerin curhatan lu dan berusaha ngasih saran dan masukan yang baik, meskipun yg selalu lu ceritain adalah sosok idaman lu saat ini.
Semua sebab pasti ada akibat, semua kenapa pasti ada karena dan semua tindakan selalu ada resikonya. yap, resiko dari mencintai adalah disakiti, begitu juga sebaliknya, resiko di cintai adalah menyakiti.
Selasa, 21 Februari 2017
Lebih baik di "sleding" Nemanja Vidic
Hari selasa ini gue mengawali aktivitas dengan sedikit buruk. Di awali dengan gua berangkat kerja dgn hujan yg amat deras, beberapa ruas jalan di genangi air dari tangisan sang awan hitam yg menutupi sinar sang surya yang seharusnya menghangatkan bumi saat fajar meyongsong. saat melewati salah satu ruas jalan yang tergenang banjir cukup tinggi motor gua sedikit goyang dan hampir hilang keseimbangan karena terkena lawan arus dari mobil yg melaju dari arah berlawanan, "bangke tuh orang, ga mikir yg naik motor apa. copot kek tuh ban depan" dumelan gua dlm hati.
oke, hujan pagi ini buat gua sedikit mepet untuk dateng ke tempat kerja, beruntungnya gak telat. kurang lebih 9 jam gua kerja di perusahaan itu Puji Tuhan semuanya berjalan lancar sampe di perjalanan pulang dan sampe rumahpun dengan selamat.
Baru sampe di halaman rumah dan nyetandarin motor, adek gua yang baru kls 5 SD langsung keluar dan bilang "mas ibu jatoh tadi di sekolah", "kapan? trus ibu dimana?' tanya gua sambil nyopot sepatu dan nyelonong masuk. gua lepas jaket dan ganti celana langsung ke kamar ibu. Gua liat ibu lagi tiduran sambil pake selimut dan bau beras kencur. "ibu kenapa jatoh? jatoh dimana?" ibu coba jawab sambil sedikit nyoba senyum "tadi di sekolah pas baru dateng di depan perpus, lantainya licin. tapi udah enakan udah di urut tadi, nanti hari kamis sama jumat ibu di urut lagi". gua tau senyuman ibu seolah-olah buat nenangin hati anak2nya, biar nggak mikirin sakit yang ibu rasain. Padahal gua tau sakitnya bukan main, tapi ibu nggak mau kelihatan lemah dan sakit di depan anak2nya.
Jujur pas ibu jelasin kenapa dia bisa jatoh gua nahan air mata biar gak jatuh di depan ibu. Itu yang gua gak suka dari ibu, ibu sok kuat, ibu sok tegar, sok ga kenapa napa, sok asik kalo lagi sakit. Pas air mata gua mau jatuh gua lgsg ngalihin pembicaraan "aku ke kamar dulu ganti baju", yop bener aja sampe di kamar air mata gua jatuh. sedih bukan main liat orang yang amat sangat gua sayang sok kuat nahan sakit. buru2 gua ngelap air mata dan ke kamar ibu lagi, malu sama adek gua dan gua gak mau nambah pikirannya ibu.
Gua sering olahraga, main bola, sering jatuh karena kepleset, di selengkat temen, kalah adu badan sama temen, bahkan keseleo dan pernah sampe jari tangan gua bengkok karena di sleding. Tapi lihat ibu kesakitan karena jatuh gua ngerasa sakitnya lebih dari di sleding dari belakang sama bek legendaris MU, Nemanja Vidic..
Semangat ibu, semoga cepet pulih dan sehat lagi. Aku nggak mau liat ibu sakit, aku nggak mau liat ibu senyum terpaksa sambil nahan sakit. Berkatilah ya Tuhan, datanglah, jamahlah. ku yakin Iibu sembuh. amin
oke, hujan pagi ini buat gua sedikit mepet untuk dateng ke tempat kerja, beruntungnya gak telat. kurang lebih 9 jam gua kerja di perusahaan itu Puji Tuhan semuanya berjalan lancar sampe di perjalanan pulang dan sampe rumahpun dengan selamat.
Baru sampe di halaman rumah dan nyetandarin motor, adek gua yang baru kls 5 SD langsung keluar dan bilang "mas ibu jatoh tadi di sekolah", "kapan? trus ibu dimana?' tanya gua sambil nyopot sepatu dan nyelonong masuk. gua lepas jaket dan ganti celana langsung ke kamar ibu. Gua liat ibu lagi tiduran sambil pake selimut dan bau beras kencur. "ibu kenapa jatoh? jatoh dimana?" ibu coba jawab sambil sedikit nyoba senyum "tadi di sekolah pas baru dateng di depan perpus, lantainya licin. tapi udah enakan udah di urut tadi, nanti hari kamis sama jumat ibu di urut lagi". gua tau senyuman ibu seolah-olah buat nenangin hati anak2nya, biar nggak mikirin sakit yang ibu rasain. Padahal gua tau sakitnya bukan main, tapi ibu nggak mau kelihatan lemah dan sakit di depan anak2nya.
Jujur pas ibu jelasin kenapa dia bisa jatoh gua nahan air mata biar gak jatuh di depan ibu. Itu yang gua gak suka dari ibu, ibu sok kuat, ibu sok tegar, sok ga kenapa napa, sok asik kalo lagi sakit. Pas air mata gua mau jatuh gua lgsg ngalihin pembicaraan "aku ke kamar dulu ganti baju", yop bener aja sampe di kamar air mata gua jatuh. sedih bukan main liat orang yang amat sangat gua sayang sok kuat nahan sakit. buru2 gua ngelap air mata dan ke kamar ibu lagi, malu sama adek gua dan gua gak mau nambah pikirannya ibu.
Gua sering olahraga, main bola, sering jatuh karena kepleset, di selengkat temen, kalah adu badan sama temen, bahkan keseleo dan pernah sampe jari tangan gua bengkok karena di sleding. Tapi lihat ibu kesakitan karena jatuh gua ngerasa sakitnya lebih dari di sleding dari belakang sama bek legendaris MU, Nemanja Vidic..
Semangat ibu, semoga cepet pulih dan sehat lagi. Aku nggak mau liat ibu sakit, aku nggak mau liat ibu senyum terpaksa sambil nahan sakit. Berkatilah ya Tuhan, datanglah, jamahlah. ku yakin Iibu sembuh. amin
Minggu, 28 Agustus 2016
Kangen Itu Kaya.......
Sabtu malam ini gua nggak keluar rumah, padahal beberapa temen rumah gua ngajakin untuk keluar rumah soalya di RT sebelah lagi ada acara manggung 17 Agustus-an. Dirumah gua ngabisin waktu buat nonton TV, lumayan ada siaran bola Liga Inggris, setelah pertandingan selesai gua kekamar ngambil sebuah gitar dan mulai memainkan lagu-lagu yang lagi asik di dengerin. Lagu pertama yg gua coba nyaniin sambil bergitar adalah lagunya Anji- Dia. Emang lagi enak-enaknya lagu itu di dengerin. Duta, vokalis Sheila On 7 pernah bilang "kalo kita nyanyi sambil di hayatin liriknya, maka makna dari lagu itu bisa kita dapatkan", bener aja. gua bisa dapet makna dari lagu yang belum sempat gua nyanyiin sampai habis. Gua jadi kangen sama seseorang .
Sebenernya kangen itu apa?
Jika kalian mendengar kata kangen, apa sih yang pertama kali terlintas pertama kali dalam benak kalian?
Ingin melihat yang di kangenin?
Ingin ketemu sama si dia?
Cukup lihat fotonya aja?
Ngumpet-ngumpet nggak jelas karena kangen gak pada saatnya?
apa cuma bisa bilang "aku kangen kamu", tanpa tau apa yang haarus di lakukan?
Kadang gua sendiri berpikir kenapa di dunia ini harus ada rasa yang di sebut kangen.Rasa yang kadang nyebelin karena sesuatu yang di kangenin itu nggak selalu kita lihat, nggak selalu bisa kita sentuh, apalagi nggak bisa ketemu.
Kangen itu ibarat langit sama bumi, mereka ada dalam suatu tempat yang sama tapi mereka terpisahkan. Kaya bisul di bokong, buat duduk sakit, di pakein celana juga nggak nyaman. atau kaya minyak dan air, nggak bisa bersatu tapi bisa berdampingan *anjay* *fixkenakorbaniklan" hahaha
Karena kangen sendiri kebanyakan yang di kangenin itu adalah ssuatu yang benar-benar nggak kita milikin lagi. Pernah bersama kita dan punya banyak kenangan, namun harus terpisah karena takdir. Padahal kalo di pikir-pikir takdir juga yang bikin kita ngerasa kangen sama "sesuatu" itu.
Banyak mungkin yang lebih memilih memendam rasa kangen itu buat dinikmatin sendiri apalagi kalau gengsi berbicara. Habis itu makan hati deh gara-gara kangen yang nggak terealisasikan hahaha
Quotes-quotes anak muda jaman sekarang memahami sebenernya apa sih sebabnya kita kangen, kenapa sih kita kangen sama dia? Kangen itu sama kaya kita jatuh cinta, gak perlu alasan untuk merasakannya, karena gak ada namanya kangen yang direncanain. Kangen itu bisa dateng di saat dan waktu yang nggak pernah kita duga sebelumnya, datengnya bisa dadakan kaya kang tahu bulat di goreng dadakan 500an, dan yang paling sering terjadi kepada "sesuatu" yang paling nggak kita harapkan buat dikangenin.
Kangen itu menyebalkan?
Ah, nggak selalu!
Kangen itu mengajarkan bahwa segala sesuatu di dunia ini berharga. Lu bakal merasa bahwa hal terburuk sekalipun sangat berarti buat lu ketika lu nggak bersamanya lagi. Hari-hari yang lu lewatin sama dia kemarin adalah kenangan yang nggak akan bisa lu ulang lagi.
Kangen itu akan membuka mata dan hati lu untuk bergerak memaafkan dan meminta maaf atasa "sesuatu" yang nggak ingin lu sentuh lagi, walau cuma seujung jari. Percaya deh, kalau lu ngerasa kangen apalagi dikangenin......... hidup lu rasanya lebih indah dan sempurna karena lu adalah orang-orang pilihan yang dipipih Tuhan untuk merasakan perasaan itu.
Nikmatin rasa kangen lu, pupuk ia sehingga akan tumbuh dan berbuah sesuatu yang terbaik
"Untuk seseorang yang selalu hadir dalam rasa kangen pada saat-saat yang nggak pernah aku inginkan. Kita pernah melewati hari-hari bersama, gak peduli itu hari baik atau bukan. Percayalah.. segala perlakuan baik maupun burukmu sudah ku maafkan karena ternyata rasa kangen ini memaksa hati kecilku untuk mengingatmu. Baik-baik terima kangenku..."
Depok, 28 Agustus 2016
Langganan:
Postingan (Atom)


